>> anda sedang membaca...

Lainnya

PERTEMUAN KELOMPOK KERJA SISTEM RESI GUDANG PENYIAPAN IMPLEMENTASI SRG UNTUK KOMODITAS KOPI

PERTEMUAN KELOMPOK KERJA SISTEM RESI GUDANG
PENYIAPAN IMPLEMENTASI SRG UNTUK KOMODITAS KOPI
Kepala Biro Pasar Fisik dan Jasa Bappebti, Retno Rukmawati mewakili Kepala Bappebti membuka pertemuan kelompok kerja Sistem Resi Gudang guna membahas “Penyiapan Implementasi Sistem Resi Gudang untuk Komoditas Kopi”. Tim Pokja SRG dibentuk untuk memudahkan koordinasi dan kerjasama yang sinergis dan efektif antara kementerian dan lembaga terkait dalam mempercepat pelaksanaan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang (SRG) di Indonesia, sebagaimana telah diubah dengan UU No. 9 Tahun 2011. Kamis (15/10).
Dengan pertemuan ini diharapkan dapat dicapai sinergi antar Kementerian/ Lembaga dan instansi terkait dalam pelaksanaan SRG di lapangan, serta dapat diperoleh Pemetaan kendala yang dihadapi petani dan pelaku usaha/industri Kopi selama ini untuk kemudian sepakati bersama langkah terobosan yang perlu dilakukan; Pemetaan potensi pemanfaatan SRG bagi para pelaku usaha Kopi, baik untuk para petani maupun pelaku usaha lainnya serta strategi optimalisasi pemanfaatannya yang paling tepat dan optimal, baik pada level hulu untuk para petani maupun hilir yang dimanfaatkan oleh pabrikan, pedagang maupun eksportir; Penentuan daerah/lokasi ujicoba pelaksanaan SRG untuk Kopi yang dinilai memiliki kesiapan kelembagaan maupun pelaku usaha yang dapat disinergikan dengan Pasar Lelang atau Pasar Fisik sebagai sarana pemasarannya. Langkah aksi yang perlu dilakukan setiap K/L dan instansi terkait guna penyiapan pelaksanaan SRG untuk Kopi.
Hadir dalam kesempatan tersebut Pejabat Eselon II Bappebti dan Pegawai Bappebti serta para stakeholders terkait.