>> anda sedang membaca...

Lainnya

Bappebti bekerjasama dengan AIPEG mengadakan FGD tentang Integrasi SRG dan PLK

Bappebti bekerjasama dengan AIPEG mengadakan FGD tentang Integrasi SRG dan PLK

Dalam rangka mengembangkan pelaksanaan Sistem Resi Gudang (SRG) dan Pasar Lelang Komoditas (PLK), Bappebti bekerjasama dengan Australia Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Peran Stakeholder dalam Integrasi Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas” di Jakarta, Selasa (13/10). FGD ini dilaksanakan untuk mengelaborasi peran stakeholders terkait dalam mendukung integrasi SRG dan PLK tersebut.

Kepala Bappebti memaparkan mengenai strategi integrasi hulu hilir di mana Sistem Resi Gudang sebagai sarana penyimpanan, tunda jual dan pembiayaan komoditas akan diintegrasikan dengan Pasar Lelang Komoditas sebagai sarana pemasaran dan pembentukan referensi harga.

Stakeholders yang hadir pada FGD ini diantaranya perwakilan dari BP2KP Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Koperasi dan UKM, PT. Food Station Tjipinang Jaya, PT Bhanda Ghara Reksa (Persero); PT Pos Indonesia (persero), PT.Kliring Berjangka Indonesia (Persero); Asosiasi Industri Rumput Laut Indonesia, Bank BRI, Bank BJB, dan Penyelenggara Pasar Lelang dari Jawa Barat dan Jawa Timur.

Perwakilan Stakeholders memberikan pendapat mengenai integrasi SRG dan PLK dan bentuk dukungan yang dapat diberikan untuk mendorong pengembangan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas ke depannya.